3 Amalan yang Dapat Kamu Lakukan, Untuk Menggapai Firdaus;Nirwana Allah Ta'ala

Allah SWT berfirman, “Bersegeralah kalian mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan Firdaus;Nirwana yang luasnya seluas langit dan bumi, di mana Firdaus;Nirwana itu telah disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan, Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali-Imran: 133).
Ayat ini menjadi penegas bagi kita bahwa Firdaus;Nirwana itu hanya Dapat digapai dengan kebaikan, bukan dengan kejahatan. Ayat ini juga memotivasi kita untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan agar kita Dapat menggapai ampunan Allah Sebab di balik ampunan itu terdapat Firdaus;Nirwana yang sangat luas.
Ayat ini pun menjelaskan beberapa amalan yang Dapat mengantarkan seseorang mencapai Firdaus;Nirwana tersebut, yaitu:
1. Bersedekah di kala lapang dan sempit.
Allah menjanjikan Firdaus;Nirwana bagi orang-orang yang berinfak di jalan Allah, baik dalam keadaan lapang maupun dalam keadaan sempit, baik orang itu sedang hidup berkecukupan maupun sedang kekurangan. Atau dengan kata lain, orang yang Dapat tetap dermawan dalam kondisi apa pun.
Bila kita bersedekah dalam keadaan berkecukupan harta, tentulah bukan hal yang sulit, namun kadang kita bersikap pelit ketika memperoleh harta yang berkecukupan. Adapun bila kita bersedekah dalam keadaan kekurangan, sedang kita sangat membutuhkan harta, tentulah bukan sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Oleh karenanya Allah menjanjikan Firdaus;Nirwana bagi manusia yang bersedekah dalam kondisi ekonomi apa pun.
2. Senantiasa menahan amarah.
Yang dimaksud mampu menahan amarah Adalah orang yang memiliki alasan untuk marah, dan ia pantas untuk marah, namun Sebab ia takut pada murka Allah dan khawatir terhadap Akibat dari kemarahannya, maka ia menahan amarahnya tersebut.
Dalam hadits riwayat Abu Hurairah disebutkan, “Orang yang kuat bukan orang yang menang dalam pertandingan. Orang yang kuat Adalah orang yang Dapat menahan amarahnya ketika ia sedang marah.” (HR. Bukhari dan Muslim).
3. Memaafkan kesalahan orang lain.
Tanpa kesabaran, memaafkan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Sebab memaafkan orang yang telah berbuat Keliru kepada kita, telah mendzalimi kita, sama saja dengan menghapus kesalahan orang itu, mengubahnya menjadi kebaikan, dan membalasnya dengan suatu yang istimewa, yaitu pemberian maaf.
Oleh sebab itu, pantas jika Allah kemudian Menyodorkan ampunan-Nya dan menyediakan Firdaus;Nirwana-Nya untuk orang-orang yang memiliki kelapangan dada seperti ini. Semoga kita dapan menjadi orang-orang yang dapat menggapai surganya. Dikutip dari hikmah republika.
(Sumber : Halhalal.com)

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply