Inilah 8 Alasan Kenapa Setelah Menikah Pintu Rezekimu akan Benar-benar Terbuka Lebar

Impian setiap pasangan yang sudah cukup dewasa dan tak ingin main-main lagi dengan hubungan mereka Adalah menikah tanpa menunggu terlalu lama. Namun nyatanya, tak semua orang Dapat naik ke pelaminan secepat harapan mereka. Banyak alasan dan kekhawatiran yang Menciptakan sebagian dari kita memutuskan untuk menunda-nundanya. 
Keliru satu biang kekhawatiran yang akhirnya mendorong banyak orang untuk menunda pernikahan Adalah perihal rezeki atau uang. Banyak orang yang merasa belum cukup mapan untuk membiayai dirinya sendiri, apalagi anak dan istri.Namun ada juga yang percaya bahwa dengan menikah, pintu rezeki yang sudah ada akan jadi makin terbuka.
Jangan mengernyitkan dahi dulu ketika ada yang bilang bahwa pintu rezeki akan terbuka lebih lebar melalui pernikahan. Sesungguhnya pandangan ini Dapat dijelaskan dengan logika. Seperti apa penjelasannya?
1. Setelah menikah kamu akan dipaksa untuk lebih giat bekerja. Tak boleh bermalas-malasan Sebab makanan untuk anak-istri jadi taruhannya
Dalam hidup sehari-hari, rasa suntuk serta bosan memang tak dapat dihindari. Apalagi urusan pekerjaan. Belum lagi ocehan atasan di kantor yang semakin membuatmu malas menyentuh pekerjaan-pekerjaan yang kian hari kian menumpuk. 
Namun jika kamu sudah punya istri dan menanti anak, tak ada lagi alasan untuk bermalas-malasan. Kamu ingat bahwa kewajibanmulah untuk memenuhi nafkah keluarga. Bagaimana jika nanti kamu dipecat? Bagaimana jika nanti tak dapat bonus Sebab malas-malasan? Mau Santap apa istri dan anakmu nanti? Sebab pikiran-pikiran yang menakutkan itu terus terlintas dalam kepalamu, kamu pun semakin giat bekerja dan berusaha.
Apalagi kamu tak sekedar menginginkan hanya Dapat memenuhi kebutuhan keluarga. Lebih daripada itu, bukankah kamu memiliki impian untuk membahagiakan istri dan anak tercinta? Memberi mereka makanan bergizi serta tempat tinggal yang layak huni Adalah impian setiap kepala keluarga.
2. Dengan menikah, kamu sadar bahwa gajimu bukan hanya milik sendiri. Kebiasaan-kebiasaan borosmu pun Dapat drastis kamu kurangi
Saat masih hidup sendiri, kamu mungkin beranggapan bahwa membeli barang untuk memuaskan hobi tak akan jadi masalah, toh kamu membeli itu semua menggunakan uang pribadi. Atau mungkin kamu menghamburkan uangmu untuk membeli sesuatu yang tak perlu seperti voucher game online yang jika dikumpulkan pasti jumlahnyabisa mencengangkan kepala.
Ketika menikah, maka kamu sadar bahwa gaji dan uangmu saat ini bukanlah milikmu sendiri. Kamu sadar bahwa keuanganmu mesti dibagi dengan sang istri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alih-alih menghamburkan uang untuk memenuhi keinginan serta hobi, kamu Dapat belajar berhemat agar tak kelimpungan saat akhir bulan nanti.
3. Setelah menikah, kebutuhanmu otomatis bertambah. Banyaknya cicilan yang harus dilunasi akan memaksamu pandai mengatur pundi-pundi uang
Tagihan listrik bulanan, uang kontrakan rumah, tagihan air, belum lagi urusan dapur seperti gas, dan beras harus selalu siap sedia. Kamu yang tadinya serampangan dalam membeli kebutuhan sehari-hari, Berawal Dari sekarang harus Dapat lebih berhemat agar dapur di rumahmu Dapat terus mengepul. Jika tadinya kamu Dapat mengeluarkan uang dengan serampangan, sekarang kamu dituntut jadi Pakar dalam urusan finansial.
Mencatat pemasukan dan pengeluaran, memprediksi biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk satu bulan ke depan, dan tentunya menyisihkan sebagian uang untuk disimpan dalam tabungan ini semua sudah seperti bernapas: kalau kamu tak melakukannya, kehidupanmu terancam.
4. Pesta pernikahanmu juga bukan ajang bahagia-bahagia saja, Akan Tetapi juga reuni dengan teman-teman lama. Siapa tahu ide bisnis dan networking Dapat kamu dapatkan dari mereka?
Pesta pernikahan Dapat berarti menjalin kembali tali silaturrahmi yang telah lama terpendam Sebab kesibukan. Apalagi, rezeki Adalah suatu hal yang tak dapat disangka-sangka kedatangannya, Dapat jadi rezekimu datang dari kawan lama yang datang di pesta pernikahanmu.
Koneksi, Adalah Keliru satu kunci agar rezekimu Dapat lancar. Selain dapat mengadakan reuni kecil-kecilan, kamu juga Dapat sekaligus saling bertukar pikiran dengan teman-teman lamamu. Bercerita dengan mereka mengenai pahit manis kehidupan, maupun bidang pekerjaan.Siapa sangka dari pertemuan kecil itu kamu akan mendapatkan inspirasi dari teman-teman lamamu yang telah sukses. Ide bisnis serta networking bukan sangat mungkin kamu dapatkan dari mereka.
5. Menikah berarti menyatukan dua keluarga yang berbeda. Bukan Tak mungkin rezekimu datang dari anggota keluargamu yang baru!
Bukan hanya dirimu dan diri pasanganmu yang menjadi satu. Keluargamu dan keluarga pasanganmu pun secara tak langsung melebur menjadi satu menjadi keluarga besar. Jika kamu menemui anggota keluarga istrimu yang telah sukses, tak ada salahnya kamu menimba ilmu dan belajar dari mereka.
Orang yang benar-benar sukses tak akan ragu membagi ilmunya kepadamu. Mereka tak akan takut menciptakan saingan barunya Sebab bahagia berbagi ilmu. Jangan terkejut jika ternyata kamu diminta untuk mengelola Keliru satu usaha bengkel paman isterimu misalnya. Bukankah itu Adalah rezeki yang tak disangka-sangka?
6. Dengan memiliki pasangan, kamu yang tadinya mengurus segala hal seorang diri sekarang memiliki partner untuk berbagi
Kamu mungkin biasa menyelesaikan segala kegiatan dan pekerjaan rumah seorang diri. Berawal Dari dari bangun di pagi hari sampai tidur di malam hari semua kamu kerjakan sendiri. Beres-beres kamar, membeli makanan, bahkan mencuci baju, kamu kerjakan semuanya seorang diri. Tak heran jika pikiranmu menjadi terpecah antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Hal ini tentu berbeda sekali ketika kamu sudah memiliki pasangan. Segala kegiatanmu dapat terbagi dengan sang istri tercinta, sehingga kamu Dapat fokus pada pekerjaan dan menambah pundi-pundi tabungan.
7. Dan jangan lupa, banyak perusahaan yang memfasilitasi karyawannya yang telah menikah dengan berbagai tunjangan
Jika kamu bekerja pada perusahaan yang cukup besar dan manajemennya bagus, bukan Tak mungkin kamu akan mendapatkan fasilitas-fasilitas dobel jika kamu sudah memiliki keluarga.
Misalkan saja perusahaan yang menawarkan fasilitas asuransi kesehatan untuk istri dan satu anak, fasilitas pembiayaan kepemilikan kendaraan, rumah, maupun fasilitas beasiswa untuk anakmu kelak. Fasilitas tersebut tentunya tak akan kamu dapatkan jika kamu masih menyandang status sebagai manusia lajang.
8. Jika istrimu bekerja, pendapatannya tentu Dapat membantu menambal kebutuhan kalian berdua dan membangun masa depan yang lebih baik nantinya
Saat ini sudah banyak wanita yang memilih untuk bekerja dan berkarier di luar rumah. Jika istrimu atau calon istrimu Adalah Keliru satunya, tentu pendapatannya sebagai karyawan Dapat membantu memenuhi kebutuhan di pos-pos tertentu yang penting dan tak terelakkan. Misalnya, jika gajimu digunakan untuk melunasi kredit mobil, gajinya Dapat digunakan membayar biaya bulanan seperti air dan listrik serta kebutuhan Santap. Pendapatan kalian berdua yang digabung pun juga Dapat digunakan untuk melunasi KPR.
Jadi jangan hanya fokus memikirkan kebutuhan yang bertambah jika kamu menikah. Sebenarnya, seiring dengan kebutuhan yang bertambah, pendapatanmu pun akan bertambah pula. Inilah kenapa banyak orang mengatakan bahwa menikah akan membuka pintu rezeki.
Itulah beberapa alasan logis mengapa pernikahan akan membukakan pintu rezeki untukmu. Tentu tak dapat dipungkiri lagi bahwa ada campur tangan Dia yang ada di atas sana. Tugas kita Adalah agar selalu percaya diri, optimis dalam menjalani kehidupan, serta selalu berdoa dan percaya akan pertolongan Tuhan kepada setiap hamba-hambanya yang taat.
Maka dari itu jika kalian sudah punya pekerjaan dan usia kalian sudah matang dan sudah pantas untuk meminang sang kekasih, cepatlah kalian pinang sebelum dia lari kelain hati. hehehe
(Sumber:http://101jakfm.com)

Subscribe to receive free email updates:

Leave a Reply