Sinopsis Anandh, 22 November 2016

Sinopsis Anandh, 22 November 2016 – Bhairon, Vasant dan seluruh keluarga mencoba mendukung Anandi mengikuti pemilu untuk menjadi Kepala Desa, Akan Tetapi Anandi tetap yakin dengan keputusannya. Seorang pasien muda menggoda Gauri di rumah sakit dan Jagya (Jagdish) kesal melihatnya. Hetsingh mendengar bahwa Anandhi kemungkinan akan mengikuti pemilu dan ia ingin menghentikannya dengan biaya berapapun. Anandhi membaca surat dari Dadi menyatakan dukungannya kepada Anandi untuk menjadi kepala desa Sebab ia yakin Anandi dapat meningkatkan desa dan perubahan sosialnya. Hetsingh datang ke rumah Kalyani dalam upaya untuk mencegah Anandi ikut dalam pemilu Akan Tetapi sebenarnya Anandi merasakan ketakutan dalam dirinya.

Pemuda itu sangat gugup menjelang operasi, Akan Tetapi Gauri mencoba untuk menenangkannya. Dia meraih lengan Gauri ketika disuntikkan dan Jagya (Jagdish) makin kesal dengan tingkah lakunya. Keluarga Anandhi berdoa untuk kesuksesan Anandhi dan mereka sangat mendukung dirinya. Jagya mengeluh kepada Gauri tentang perilaku pemuda pasien itu dan menuduh dia terlalu ramah. Gauri yang kecewa dengan tuduhan Jagya dan mereka akhirnya berdebat. Hetsingh mendapat pemilik terkenal lokal, Badal Singh, untuk mencalonkan diri dalam pemilihan melawan Anandhi.

Bhairon dan Vasant khawatir dengan ini Akan Tetapi Anandi menyatakan bahwa selama desa mempunyai kepala desa yang baik, maka Tak perlu khawatir padanya untuk hasil pemilu nanti. Para penduduk Berawal Dari Menyodorkan dukungan untuk Anandhi dan pendukungnya semakin banyak. Badal mencoba untuk menyuap para petani dengan berhutang kepadanya Akan Tetapi mereka Adalah pendukung Anandi. Badal semakin khawatir dengan popularitas Anandhi yang semakin meningkat. Mohit, pasien di rumah sakit terus bertanya tentang Gauri dan Jagya (Jagdish) yang kehilangan kesabaran dengan dia.

Jagya berteriak pada Mohit untuk Tak berperilaku baik dengan Gauri. Gauri meminta Jagya untuk meninggalkan ruangan dan meminta maaf kepada Mohit atas apa yang terjadi. Jagya dan Gauri terus berdebat tentang hal itu sampai akhirnya Jagya menyadari bahwa ia telah berlebihan dan meminta maaf kepada Gauri. Penduduk desa telah berkumpul untuk pemilihan kepala desa dan Hetsingh khawatir tentang hasilnya. Tepat sebelum pemungutan suara dimulai, Badal Singh datang dan mengumumkan bahwa ia Tak ingin bersaing dengan Anandhi

Dan Anandhi dinyatakan sebagai kepala desa berikutnya di Jaitsar. Penduduk desa gembira merayakan sementara keluarga Anandi ini sangat bangga dengan prestasi dan memberkati dia. Anandhi dan seluruh keluarga sangat bahagia bahwa Anandhi menjadi Sarpanch (Kepala desa). Dadi juga merasa bahagia dan mengucapkan selamat lalu memberkati Anandhi. Anandhi sibuk memikirkan daftar hal-hal yang dia butuhkan untuk bekerja sebagai Sarpanch dan merenungkan bahwa para Janda harus mendapatkan berpendidikan juga. ANTV

Leave a Reply