Sinopsis Anandhi, 21 November 2016

Sinopsis Anandhi, 21 November 2016 – Het Singh meminta maaf atas nama anaknya kepada Bhairon dan anggota keluarganya Akan Tetapi Vasant dan lain-lain pergi Tak menghiraukannya. Jagdish dan Gauri sedang belajar untuk ujian mereka dan Jagdish meminta Gauri untuk beristirahat. Anandi ingin menghubungi Jagdish untuk mengucapkan terima kasih. Jagdish dan Gauri sedang bersama saat Anandhi menghubunginya. Jagdish sengaja Tak menghiraukan panggilan Anandi agar Menciptakan Gauri bahagia. Sementara itu, Anandhi bingung mengapa Jagdish Tak mengangkat teleponnya. Saat Gauri tertidur, Jagya meninggalkan kamarnya dengan membawa ponselnya.

Anandhi mimpi sedang membayangkan dirinya diayunan bersama Jagya Sampai terbangun Sebab bunyi ponselnya. Anandhi berterima kasih kepada Jagya Sebab telah menyelamatkan hidupnya. Ibunya Gauri Tak sengaja mendengar Jagdish berbicara dengan Anandi di telepon. Ibunya Gauri menjelaskan kepada Jagdish bahwa tindakannya akan menyebabkan masalah dalam kehidupan Gauri dan memintanya untuk berubah demi Gauri dan anak mereka yang akan lahir. Anandhi, Sumitra dan Gehna sedang mempersiapkan untuk puja dan Anandi terkejut saat para penduduk datang.

Kepala Desa menawarkan kepada Bhairon dan keluarga agar mengusulkan nama Anandi untuk menjabat sebagai Kepala Desa. Anandhi dan lainnya terkejut setelah mendengar usulan Kepala Desa dan Anandi langsung menolak tawarannya. Bhairon, Vasant dan seluruh keluarga mencoba mendukung Anandhi mengikuti pemilu untuk menjadi Kepala Desa, Akan Tetapi Anandhi tetap yakin dengan keputusannya. Seorang pasien muda menggoda Gauri di rumah sakit dan Jagya (Jagdish) kesal melihatnya. Hetsingh mendengar bahwa Anandhi kemungkinan akan mengikuti pemilu dan ia ingin menghentikannya dengan biaya berapa pun. ANTV

Leave a Reply