Sinopsis Mohabbatein Episode 73

Sinopsis Mohabbatein Episode 73 – -Parmeet meminta minuman pada bartender. Simmi muncul bertepuk tangan untuk Parmeet. Mereka lalu berbicara. Simmi pun membela Ishita dan bertanya bagaimana Dapat Parmeet menggunakan Aditya untuk memberi kan ‘pelajaran’ pada Ishita. Parmeet Berawal Dari merayu Akan Tetapi Simmi menghentikannya dan berkata bahwa dirinya Tak akan mendengarkan Parmeet lagi. Simmi berkata bahwa dirinya menemui Parmeet untuk memandang semuanya dan ternyata Parmeet memang telah melakukan kesalahan. Simmi lalu bergegas pergi. Parmeet tersenyum dan berkata bahwa Simmi akan memandang apa yang Tak dapat dilakukan Ishita hari ini , dirinya akan melakukannya.

Toshi mendatangi kantor polisi bersama Raman. Mereka lalu memandang Ishita di dalam sel. Toshi pun menangis memandang Ishita dan dia meminta maaf pada Ishita. Toshi menjelaskan pada polisi tentang tentang bagaimana Ishita yang begitu mencintai cucunya. Raman juga mendukung ucapan ibunya.  Polisi mengatakan pada Raman bahwa dirinya Tak Dapat berbuat apa2 sebelum mengambil keterangan dari Aditya Sebab harus menangkap pelaku yang telah menyakiti Aditya. Toshi mengkhawatirkan Ishita jika harus berada di dalam sel sepanjanhg malam. Raman menenangkannya lalu menyuruh Mihir membawa Toshi keluar. Raman pun menatap Ishita dengan sedih.

Dokter selesai memeriksa Aditya dan Menyodorkan obat2nya pada Parmeet agar memberikannya pada Aditya. Ashok lalu berbicara pada Shagun dan menyuruhnya memandang apa yang telah dilakukan Ishita pada anaknya. Shagun berkata bahwa dirinya mengkhawatirkan Aditya Akan Tetapi Shagun yakin jika Ishita Tak akan Dapat melakukan ini semua dan Shagun merasa ada sesuatu yang Keliru. Shagun lalu berbicara pada Aditya dan memintanya untuk mengatakan kejujuran siapa yang melakukan ini semua. Aditya mengatakan jika Ishita telah Menciptakan Shagun menangis dan menyakiti Shagun. Aditya hendak melanjutkan kata2nya Akan Tetapi  Raman datang dan menyahut jika dirinya akan mengatakan apa yang Aditya ingin sampaikan. Raman berkata bahwa Ishita Tak melakukan ini semua. Raman juga membentak Aditya Sebab telah berbohong. Raman berkata bahwa Aditya harus ikut bersamanya ke kantor polisi dan mengatakan kebenarannya, lalu Raman hendak membawa Aditya Akan Tetapi Ashok menahannya dan berkata bahwa Raman Tak berhak membawa Aditya Sebab dia bukan ayahnya. Raman lalu meminta Aditya memilih untuk mengatakan kebenaran di kantor polisi atau dirinya akan membuka kembali kasus kecelakaan Madhavi dan Aditya akan dipenjara. Shagun bertanya apakah Raman akan mengirim Aditya ke penjara. Raman mengiyakan dan mengatakan bahwa itu lebih baik. Shagun pun berkata akan datang bersama Aditya. Raman lalu membawa Shagun dan Aditya pergi. Setelah itu Ashok, Parmeet dan Sooraj tertawa bersama2.

Mani berbicara dengan Inspektur lalu sang Inspektur menyuruh anak buahnya mengeluarkan Ishita. Mani kemudian berbicara dengan Ishita dan menyakan keadaannya. Mani lalu berkata bahwa akan ada interogasi dalam kasus ini sekarang. Raman datang dan berkata bahwa dirinya akan menutup kasus ini. Mani dan Ishita membalikkan badan dan memandang Raman datang bersama Aditya serta Shagun. Raman mengenalkan Aditya pada Inspektur dan meminta Aditya berbicara padanya

Keluarga Iyer dan Bhalla membahas masalah Aditya. Semua mengkhawatirkannya. Mihir terlihat emosi dan berkata bahwa Shagun telah kembali menjadi masalah sekarang.

Aditya menjelaskan dengan terbata2 pada Inspektur bahwa dirinya sangat marah Sampai melakukan kesalahan ini. Aditya pun menangis. Raman lalu berkata pada Inspektur bahwa memang Aditya lah yang telah melakukan ini semua dan bukan Ishita. Inspektur lalu mengatakan Tak akan Menciptakan kaus ini.

Raman menyuruh Aditya meminta maaf dan membentaknya  Akan Tetapi Aditya menolak untuk meminta maaf, Shagun marah mengetahui semua ini dan menamparnya dan berkata bahwa sebelumnya Aditya juga melakukan kesalahan besar, Shagun menyuruhnya meminta maaf Akan Tetapi Aditya mengatakan bahwa dirinya telah melakukan semua ini untuknya Akan Tetapi dia menamparnya. Shagun pun terkejut. Inspektur bertanya apakah Raman ingin Aditya dihukum di bawah tindak kejahatan. Ishita menolak dan berkata bahwa ini Adalah masalah keluarga dan akan menyelesaikannya. Raman mengucapkan terima kasih pada Ishita. Sedangkan Shagun lalu pergi bersama Aditya.

Ishita dan Raman dalam perjalanan pulang. Ishita membuka jendela mobil untuk mendapat udara segar. Raman berpikir bahwa Ishita selalu mendapat masalah Sebab anak2nya dan Ishita menerima semua rasa sakit itu dalam hidupnya. Raman lalu menghentikan mobilnya dan berbicara dengan Ishita mengenai Aditya.

Mihika sedang bergumam sendiri di rumah Mihir. Tiba2 Ashok muncul dan bersikap mesra pada Mihika. Mihika menanyakan Aditya serta Shagun. Ashok berkata bahwa dirinya sudah muak memandang mereka. Ashok berbicara sambil Berawal Dari membelai pipi Mihika. Mihika merasa kesal dengan Ashok dan dirinya diam saja saat Ashok membelainya Akan Tetapi berharap Shagun datang dan memandang kebenaran ini Tiba2 Shagun datang bersama Aditya. Mihika melihatnya dan tersenyum. Ashok yang berdiri membelakangi Shagun paham dengan arti senyuman Mihika lalu dia berpura2 bertanya apakah mata Mihika baik2 saja, lalu Ashok menyuruh Mihika mencuci matanya dengan air dingin. Ashok lalu pura2 mengomel mengkhawatirkan Aditya dan Shagun. Setelah Aditya ke kamar, Ashok pun memeluk Shagun lalu bergegas pergi.

Shagun berbicara dengan Mihika. Shagun ingin meminta maaf pada Ishita dan ingin menjadi temannya. Shagun meminta bantuan Mihika untuk itu. Dan Shagun ingin Mihika meyakinkan Ishita agar datang saat pesta nya. Mihika mengiyakan permintaan Shagun lalu memintanya beristirahat.

Raman dan Ishita tiba dirumah. Ishita berbicara sejenak dengan Raman dan ingin agar Raman Tak menceritakan apapun yang terjadi tadi. Mihir merasa marah dengan Shagun, Toshi menenangkannya dan memintanya untuk Tak menyalahkan diri sendiri. Mereka lalu memandang Ishita dan Raman datang. Mihir meminta maaf pada Ishita. Lalu Mihir berjanji bahwa setelah Shagun menikah dan pergi dari rumahnya maka dirinya Tak akan menjalin hubungan dengan Shagun dan Ashok. Ishita mencoba menenangkan Mihir. Akan Tetapi Mihir terlanjut marah dan bergegas pergi.

Raman berkata akan berbicara dengan Mihir lalu menyuruh Simmi membawa Ishita beristirahat. Simmi dan Toshi mengantar Ishita ke kamar. Raman bergumam bahwa semua ini terjadi Sebab dirinya.

Raman membawakan susu untuk Ishita dan menyuruhnya tidur di ranjang. Raman sendiri akan tidur di sofa.  Ishita lalu mengucapkan terima kasih pada Raman. Raman lalu mengajak Ishita berbicara sebentar mengenai Mihir. Kemudian Raman menyuruh Ishita segera beristirahat. Raman menyelimuti Ishita dan kemudian Ishita tertidur.

Ketika malam hari, selimut Raman terjatuh dan saat mengambilnya, Raman memandang Ishita merasa kedinginan. Raman pun mendekatinya dan memandanginya lalu menyelimutinya. Kemudian Raman kembali ke sofa dan berpikir bahwa Ishita telah melakukan banyak hal untuknya dan keluarganya. Raman merasa harus melakukan sesuatu untuk Ishita Akan Tetapi Tak tau apa yang harus dilakukannya.

Pagi harinya, Sooraj sedang Santap pagi bersama Parmeet. Mereka pun tertawa2. Sooraj berkata bahwa Ishita telah dipermalukan oleh Aditya. Sooraj menanyakan tentang pesta bujang untuk Ashok. Parmeet mengatakan telah mengatur segalanya. Sooraj pun memiliki ide dan berkata akan Menciptakan Ishita datang di pesta bujang Ashok. Sooraj berkata akan merusak kehormatan Ishita. Parmeet dan Sooraj pun bersorak untuk rencana mereka.

Ishita membersekan kamar sambil mengobrol dengan Mihika yang mendatanginya. Mihika lalu mengatakan jika Shagun menunggunya. Lalu Ishita menemui Shagun bersama Mihika. Shagun meminta maaf pada Ishita tentang kesalahan Aditya kemarin. Ishita berkata bahwa Shagun Tak perlu meminta maaf. Shagun lalu mengundangnya untuk datang di pesta gadis nya.

Raman berbicara dengan Mihir mengenai Shagun. Raman meminta Mihir menghadiri semua pesta yang diadakan Shagun demi Ishita.

Shagun masih berbicara dengan Ishita. Dia masih meminta kehadiran Ishita pada pestanya. Shagun berkata jika Ishita Tak bersedia datang maka itu berarti Ishita belum memaafkannya. Ishita pun akhirnya setuju untuk hadir. Shagun mengucapkan terima kasih lalu pergi dan Ishita berbicara dengan Mihika.

Raman masih berbicara dengan Mihir. Mihir berkata bahwa dirinya sangat menyayangi Raman dan hormat padanya maka Mihir memutuskan untuk menghadiri semua pesta yang akan diadakan Shagun dan Ashok. Raman pun berterima kasih padanya.

Aditya bermain bola di rumahnya dan teringat saat Raman dan Shagun memarahinya di kantor polisi. Parmeet mendatanginya dan Berawal Dari memprovokasinya lagi. Aditya lalu bertanya apakah Parmeet mau membantunya. Parmeet berkata bahwa dia mempunyai rencana untuk menggunakan ponsel Shagun untuk mengirim sms pada Ishita dan Ishita akan mendapat ‘pelajaran’ besar Sebab Tak seharusnya mengganggu kehidupan orang lain. Parmeet lalu mengatakan rencananya pada Aditya. Parmeet berkata bahwa Shagun akan mengadakan pesta dan akan mengirim sms Keliru alamat pada Ishita setelah itu Ishta akan merasa dipermalukan. Aditya pun pergi ke dalam rumah mengambil ponsel Shagun, sementara itu Parmeet menelpon Sooraj dan mengatakan bahwa dirinya telah melakukan pekerjaannya.

Aditya kembali dengan membawa ponsel Shagun. Parmeet menulis sms alamat tempat pesta bujang Ashok dan meminta Aditya yang mengirimkannya. Setelah itu parmeet meminta Aditya merahasiakan semua ini.

Mihika sedang bersama Vandu, dia sedang merayu Vandu agar datang pada pesta Shagun. Vandu pun akhirnya setuju. Ishita lalu datang dan ikut bergabung mengobrol bersama mereka. Tak beberapa lama Mihika menerima telpon dari Shagun lalu dia dan Vandu bergegas pergi.

Sooraj bertanya pada Parmeet apakah Aditya telah mengirim sms. Parmeet berkata ‘iya’.

Neelu mengatakan ada sms untuk Ishita. Ishita memandang dan mendapat alamat tempat pesta Shagun (padahal itu alamat pesta bujang Ashok).

Sooraj  berkata bahwa Ishita akan sendirian saat pesta bujang. Parmeet mengiyakan dan mereka saling berjabat tangan.

Ishita membuka lemari dan mencari saree yang cocok. Setelah mendapatkan saree yang sesuai, Ishita pun  berganti baju. Sementara Raman menyapa ayahnya dan menanyakan ibunya, sang ayah berkata jika ibu Raman pergi memanggil Madhavi u tuk bermain kartu.

Raman masuk ke kamar dan memandang Ishita yang sudah berdandan cantik. Raman lalu mendekati Ishita dan Ishita mengatakan sesuatu. Ishita lalu memilh2 perhiasan yang akan dipakainya sambil tetap mengobrol dengan Raman mengenai pesta yang akan dihadiri Ishita. Raman lalu mendekati Ishita dan mengatakan sesuatu, mereka sudah semakin dekat dan tiba2  mereka mendengar keributan diluar.  Raman pun keluar kamar untuk melihatnya. Toshi berdebat dengan Madhavi tentang tarian siapa yang paling bagus. Raman muncul dan menghentikan mereka. Akan Tetapi mereka tetap berdebat. Lalu Toshi dan Madhavi buru2 pergi. Raman berbicara dengan ayahnya dan ayahnya mengajak bermain kartu. Tak lama kemudian Raman datang sambil membawa botol minuman.

Tn. Bhalla memberikannya pada Toshi, Raman mengatakan jika ayahnya memberikannya sebagai hadiah Sebab tarian nya yang bagus. Toshi  pun memeluk suaminya. Lalu Raman kembali ke kamar Akan Tetapi Ishita sudah pergi.

Ishita pergi ke rumah ibunya dan menenangkan ibunya. Raman datang dan menggerutu lalu Raman memanggil Madhavi dan mengatakan sesuatu mengenai festival. Kemudian Raman pergi bersama Ishita dan Madhavi kembali memarahi Vishwa.

Ishita dan Raman kembali ke rumah, mereka berbicara dengan begitu dekat. Saat Raman akan mengucapkan isi hatinya, Mihir datang dan meminta maaf Sebab datang di saat yang Keliru, Mihir pun berbalik lagi dan hendak pergi Akan Tetapi Ishita mencegahnya dan memintanya untuk tetap berbicara pada Raman. Ishita pun  bergegas pergi.

Mihir meminta Raman datang pada pesta bujang Ashok Akan Tetapi Raman menolak. Bencana lalu datang dan Raman mengatakan akan menyuruh Romi memata2i pesta gadis. Raman lalu memanggil Romi dan menyuruhnya menjadi mata2. Mereka lalu membahasnya dan tak lama kemudian mereka semua keluar.

Ishita berbicara di telepon dengan Mihika. Raman masuk ke kamar dan menunggu Ishita selesai berbicara. Setelah menutup telepon Raman kembali mendekati Ishita Akan Tetapi Ishita sibuk membereskan perhiasan2nya. Mereka pun mengobrol dengan sedikit berdebat dan bercanda. Lalu Mihika menelpon lagi dan Ishta berkata akan segera datang. Usai menutup telepon Raman mengatakan akan mengangtar Ishita lalu membawa Ishita keluar kamar.

 Shagun menyambut teman2nya di pesta. Shagun merasa bahagia dengan pesta yang dirancang oleh Mihika. Dia lalu menghampiri Mihika dan Vandu. Shagun lalu menari bersama Mihika, Vandu memandang Simmi sedang bersedih.  Simmi sedih memikirkan Parmeet. Dia teringat waktu2 yang sudah lampau. Simmi trus saja minum sambil menangis. Vandu mendekatinya dan bertanya. Simmi menjelaskan pada Vandu tentang kehidupannya. Simmi akan pergi Akan Tetapi Vandu menyuruhnya duduk. Vandu pun menenangkan Simmi.

Mihir sedang bersama Bencana duduk di sudut  dalam pesta Ashok dan mereka minum. Sooraj bersama Parmeet juga sedang minum sambil menatap Mihir-Bencana. Sooraj berkata telah mengirim sms waktu yang Keliru ada Abimanyu sehingga dia akan datang terlambat. Parmeet pun memuji tindakan Sooraj. Mereka tersenyum memikirkan rencana mereka. Sooraj juga mendapat info jika Raman Tak akan datang pada pesta ini dan itu Adalah kabar bagus jika Raman menjauh dari pesta Ashok.

Romi sudah berada di atap, dia sedang memata2i dan bahagia memandang gadis2. Dia lalu mendapat telepon dari Mihir dan teleponnya terjatuh lalu dia pun ikut terjatuh di tangga dan kesakitan. Vandu menghampirinya, Shagun bertanya apa yang dilakukan Romi. Mihika menduga jika Raman dan Mihir yang tekah menyuruh nya menjadi mata2. Vandu berkata akan membawa Romi ke dokter dan meminta Shagun melanjutkan pestanya  lalu dia membawa Romi keluar.


Mihir berusaha menghubungi Romi dan  bertanya2 apa yang terjadi Sebab Romi Tak menjawab panggilannya. Lalu dia mengobrol bersama Bencana. Bencana lalu menerima telepon dari Vandu dan pergi keluar. Sooraj dan Parmeet memandang Mihir sendirian.

Ashok menghampiri Mihir dan mengatakan sesuatu mengenai Raman. Mihir lalu beranjak pergi.

Sooraj mengatakan pada Parmeet bahwa dirinya akan menemui Mihir, lalu Sooraj pergi menemui Mihir dan mengajaknya berbicara, dia lalu mengajak Mihir minum. Seorang pelayan melintas dan Sooraj mengambil minuman untuknya dan Mihir. Sooraj lalu minum dan berakting marah pada pelayan Sebab minuman yang Tak bagus. Mihir menenangkan Sooraj. Mihir lalu menawarkan diri untuk mencarikan minuman yang bagus, Sooraj berkata bahwa hanya toko minuman milik temannyalah yang memiliki  minuman bermerek bagus.Mihir berkata akan mendapatkannya. Mihir meminta alamatnya pada Sooraj. Sooraj lalu menanyakan Bencana. Mihir berkata akan mengajak Bencana pergi bersamanya dan tak lama kemudian Mihir pun pergi. Sooraj kembali pada Parmeet dan berkata jika mereka (Mihir dan Bencana) telah pergi. Parmeet berkata bahwa kini mereka tinggal menunggu kedatangan Ishita.

Raman bersama Ishita tiba di venue pesta bujang Ashok. Raman bertanya apakah ini tempatnya. Ishuta mengiyakan dan berkata jika Shagun yang mengirim sms alamatnya. Raman meminta Ishita untuk segera pulang. Lalu dia membukakan pintu untuk Ishita. Mereka berbicara sejenak dengan sangat manis dan setelah itu Ishita pun pergi.

Ashok dan Sooraj memandang lampu wafat,meninggal. Ashok bertanya mengapa lampunya Dapat wafat,meninggal. Sooraj menjawab bahwa ada yang spseial akan masuk. Mereka lalu minum bersama. Ishita datang ke tempat Ashok dan masuk. Pelayan menyapa dan meminta untuk menyimpan dompetnya di loker. Ishita lalu berjalan dan memandang banyak lelaki disekelilingnya. Para lelaki itu menggoda dan menyebut nama Ashok. Mereka lalu mendekati Ishita. Ishita sadar telah datang ke pesta yang Keliru. Ishita berusaha membela diri. Ishita berlari dan Parmeet menghadangnya.Ishita pun tau jika ini semua rencana Parmeet. Ishita hendak pergi Akan Tetapi para lelaki itu menghadangnya. SInopsis dari Intifilm.com

Leave a Reply