Sinopsis Anandhi, Selasa 21 Februari 2017

Sinopsis Anandhi, Selasa 21 Februari 2017 – Kalyani dan beberapa wanita lainnya sedang mempersiapkan untuk bidaai. Sumitra masuk kamarnya untuk mengambil shagun lalu menemukan surat Jagdish. Sumitra sedih membacanya dan Bhairon dating menenangkannya. Anandhi menaruh telapak tangannya di kumkum dan menempatkan di dinding di dekatnya. Anandhi menyentuh kaki Kalyani dan mengambil berkah. Kalyani sedih dan mengatakan kepada Anandhi bagaimana dia akan hidup tanpanya. Mereka saling berpelukan. Sementara itu, Anandhi melangkah keluar dari haveli lalu berhenti. Anandhi merasa berat meninggalkan Haveli Sebab banyak kenangan yang terjadi disana. Shiv memahami dan memegang tangannya keluar dari haveli.

Anandhi keluar dan cepat menemui semua penduduk desa. Semua orang kehilangan Anandhi. Bhairon mengatakan semua telah dilakukan untuk kebaikan dirinya. Kalyani mengatakan kepada Khazan bagaimana ia memiliki hati yang besar membiarkan Anandhi pergi. Kalyani mengingat semua perilaku jelek yang telah dilakukannya kepada Anandhi. Vasant duduk disamping kalyani dan mengatakan kepadanya untuk Tak berpikir tentang masa lalu. Kalyani menempatkan kepalanya di bahu vasant. Vasant mencoba untuk membuatnya nyaman. Shiv mengatakan kepada Anandhi bahwa ia selalu ada untuknya. Anandhi mengatakan dia tahu itu Akan Tetapi dia menangis Sebab dia kehilangan keluarganya. Khususnya Kalyani Sebab ia telah melakukan banyak hal untuknya.

Anandhi mengatakan kepada Shiv bahwa dia Tak tahu bagaimana dia akan hidup tanpa mereka dan mereka tanpa dia. Shiv mengatakan ke Anandhi dia Tak harus hidup tanpa mereka. Mereka masih akan menjadi orang tua buat Anandhi. Anandhi berterima kasih kepada Shiv Sebab telah membawa Jagdish kembali. Kalyani datang untuk mengkonfirmasi kepada Bhairon bahwa Jagdish telah meninggalkan rumah. Bhairon juga Menyodorkan kalyani surat dari Jagdish. Kalyani mengatakan semua kebahagiaan dari haveli telah hilang. Bhairon dan Sumitra menonton CD yang diberikan Anandhi. Dia mengatakan bahwa Bhairon dan Sumitra Tak boleh menangis setelah dia pergi. Bhairon dan Sumitra menangis sedih. Anandhi telah jatuh tertidur di bahu Shiv saat mereka melakukan perjalanan.

Sumitra mengatakan kepada gehna bahwa kalyani kehilangan Anandi. Dia mencintai Anandhi. Kami dan haveli ini Tak pernah Dapat melupakan Anandhi. Keluarga Shiv dan Anandhi dampai di kesar bagh. Shiv membantu Anandi keluar dari mobil. Shiv Menyodorkan Anandhi ponsel sebagai hadiah. Maahi mengatakan ia juga akan berhenti Anandhi dan ingin memberi hadiah. Anandhi meminta Maahi untuk membiarkan mereka masuk ke dalam dan Maahi memberikannya. Mereka semua masuk ke dalam. Anandhi menempatkan kakinya di kumkum Thaal dan berjalan ke dalam. Dia mengingat kalyani, Bhairon, Sumita saat ia melangkah ke depan. 

Gehna di dapur merasa kehilangan Anandhi. Sumitra juga Tak kuasa meneteskan air mata. Makhan mengatakan kepada Sumitra bahwa ia juga kehilangan Anandhi yang selalu mengingatkan semua pekerjaan. Saanchi berpikir tentang melakukan beberapa kerusakan untuk menjebak Anandhi. Tetapi ira dan meenu datang menggagalkannya. Rui ki rasam akan berlangsung. Saanchi dan sepupu menyembunyikan rui tersebut. Ira membawa Anandhi ke kamar meenu. Ia memandang semua perhiasan dan baju di tempat tidur. Dia mengingat Bhairon kalyani dan semua dan bidaai nya.

Dia berpikir untuk menelepon badi haveli Akan Tetapi seseorang mengetuk pintu dan mengatakan kepadanya untuk bersiap-siap. Semua duduk di aula. Saanchi datang dengan marah dan menyalahkan Maahi Sebab mengundang teman-temannya. Anandhi berdiri di koridor sengaja mendengar komentar saanchi. Meenu memandang ini. Dia meminta maaf padanya atas perilaku saanchi. Anandhi mengatakan perlahan dan bertahap mereka akan menjadi teman. Daddu datang ke kamar saanchi. Dia kesal dengan saanchi.

Acara Muu rasam dikhai dimulai. Semua tamu datang. Anandhi turun. Ira datang Menyodorkan kalung. Meenu datang Menyodorkan Anandhi kalung juga. Alok datang dan Menyodorkan Anandi kamera. Saanchi datang dan Menyodorkan Anandhi hadiah dibungkus. Dia mengatakan ke Anandhi untuk memandang hadiahnya dan apakah dia Senang atau Tak. Anandhi membuka dan isinya celana jeans dan atasan. Anandhi mengatakan hadiahnya bagus meskipun dia Tak akan dapat memakainya Akan Tetapi dia akan tetap menyimpannya.

Saanchi memperkenalkan teman-temannya ke Anandhi. Dia mengatakan bahwa Anandhi berasal dari desa kecil yang Tak diketahui. Anandi menjawab dan berbicara dalam bahasa Inggris untuk saanchi dan teman-teman. Saachi terkejut. ANTV

Leave a Reply